
JejakSolo.com – Gelandang muda Barcelona, Gavi, tak mampu menyembunyikan emosinya. Namanya secara resmi masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Luis de la Fuente yang akan membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Ini bukan sekadar pengumuman biasa; bagi Gavi, ini adalah puncak dari perjuangan panjang yang penuh air mata.
Momen mengharukan itu terjadi di Ciutat Esportiva Joan Gamper, markas latihan Barcelona. Saat skuad final diumumkan, rekan setimnya, Lamine Yamal, berada tepat di sampingnya untuk menyaksikan langsung luapan kebahagiaan sang sahabat.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi kedua bagi Gavi setelah debutnya di Qatar 2022. Namun, perjalanan kali ini terasa jauh lebih emosional. Pemain berusia 21 tahun itu harus melewati masa-masa kelam akibat cedera parah yang hampir mengancam kariernya.
Pesan Penuh Perjuangan
Beberapa jam setelah pengumuman, Gavi menuangkan seluruh isi hatinya lewat sebuah unggahan di media sosial. Pesannya begitu menyentuh dan menggambarkan betapa berat jalan yang telah ia tempuh untuk kembali ke level ini.
“Akhirnya mimpi menjadi kenyataan, bisa bermain di Piala Dunia kedua saya sambil mewakili negara!” tulis Gavi dengan penuh semangat.
Baginya, turnamen kali ini punya makna yang tak bisa disamakan dengan sebelumnya. Semua rasa sakit dan perjuangan selama ini seolah terbayar lunas dengan satu tiket ke putaran final.
“Namun, kali ini akan terasa berbeda setelah semua penderitaan, setelah jatuh dan bangkit dua kali dalam tiga tahun. Saya pastikan akan memberikan segalanya untuk membawa pulang trofi Piala Dunia,” sambungnya dalam pesan yang langsung banjir dukungan dari para penggemar.
Gavi juga mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari proyek Timnas Spanyol. Ia berharap seluruh pemain yang dipilih bisa memberikan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Spanyol.
Barcelona Kuasai Setengah Skuad
Menariknya, skuad Matador kali ini akan sangat kental dengan aroma Barcelona. Selain Gavi dan Lamine Yamal, De la Fuente juga memanggil sederet bintang Blaugrana lainnya seperti Pedri, Dani Olmo, Ferran Torres, Pau Cubarsi, Eric Garcia, dan Joan Garcia.
Dominasi pemain Barcelona ini menjadi bukti nyata keberhasilan regenerasi yang dilakukan klub asal Catalan tersebut. Mayoritas dari mereka adalah pemain muda yang diproyeksikan akan menjadi tulang punggung La Roja selama bertahun-tahun ke depan.
Fermin Lopez Harus Gigit Jari
Di tengah euforia, ada satu nama dari Barcelona yang harus menelan pil pahit. Gelandang Fermin Lopez terpaksa dicoret karena cedera yang baru saja dialaminya awal bulan ini. Cedera tersebut memaksanya untuk beristirahat setidaknya selama dua bulan, sehingga impiannya tampil di panggung dunia harus kandas.
Absennya Fermin jelas cukup disayangkan, mengingat performanya yang cukup konsisten sepanjang musim. Meski begitu, kedalaman skuad Spanyol tetap sangat menjanjikan untuk bisa bersaing dengan tim-tim unggulan lainnya.

