
JejakSolo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah Jember, Jawa Timur, pada Selasa siang (26/5/2026) memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengambil langkah darurat. Demi memastikan keselamatan para penumpang, perjalanan dua kereta api terpaksa dihentikan sementara.
Getaran gempa yang cukup kuat dirasakan di sejumlah titik, membuat KAI sigap menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi rel dan jalur perlintasan benar-benar aman dari potensi kerusakan dampak gempa sebelum kembali dilalui.
Proses pengecekan menyeluruh pun segera dilakukan oleh petugas di lapangan terhadap jalur rel yang dilintasi kereta. KAI tidak ingin mengambil risiko sedikit pun mengingat keselamatan jiwa manusia adalah prioritas utama.
Setelah dipastikan bahwa jalur aman dan tidak ada kerusakan berarti pada prasarana perkeretaapian, kedua perjalanan kereta tersebut akhirnya diizinkan untuk melanjutkan perjalanan kembali. Informasi lebih detail mengenai jenis kereta api yang dihentikan serta durasi penghentian dapat berbeda-beda tergantung titik lokasi terdampak.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan gempa, untuk tetap tenang namun waspada. Jika terjadi gempa susulan atau kondisi darurat lainnya di jalur transportasi publik, penumpang diharapkan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.

