
JejakSolo.com – Selama ini banyak orang mengira katarak cuma penyakit nenek-nenek dan kakek-kakek. Eits, jangan salah! Ternyata, katarak juga bisa menyerang usia muda karena beberapa faktor yang sering gak kita sadari.
Dokter spesialis mata, dr. Nina Asrini Noor, Sp.M, membocorkan tiga penyebab utama katarak yang kerap luput dari perhatian. Penasaran? Yuk, simak biar mata kita tetap sehat sampai tua!
1. Sering Kena Sinar Matahari Langsung (Tanpa Pelindung!)
Ini nih yang paling utama dan sering banget disepelekan, terutama buat kita yang tinggal di negara tropis kayak Indonesia.
“Paparan sinar matahari adalah faktor paling utama penyebab katarak. Kita hidup di negara khatulistiwa, otomatis paparan matahari sangat tinggi. Makanya katarak bisa terjadi lebih cepat,” jelas dr. Nina dalam media briefing JEC di Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Jadi, setiap kali kita beraktivitas di luar ruangan tanpa kacamata hitam, sinar UV perlahan-lahan merusak lensa mata. Lama-lama, lensa yang bening jadi keruh.
Solusi gampang: pakai kacamata hitam yang punya perlindungan UV. Gak cuma buat gaya-gayaan, tapi buat kesehatan mata jangka panjang.
2. Punya Riwayat Penyakit Diabetes
Yang kedua adalah faktor kesehatan, khususnya diabetes. Dr. Nina bilang, tidak jarang ada pasien berusia di bawah 50 tahun sudah terkena katarak karena gula darahnya tidak terkontrol.
Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang bisa memengaruhi komposisi protein di lensa mata, bikinnya cepat keruh. Jadi, buat yang punya diabetes, jaga kadar gula darah tetap stabil bukan cuma penting buat jantung dan ginjal, tapi juga buat mata.
3. Pernah Mengalami Trauma atau Benturan pada Mata
Pernah kena benturan keras di bagian mata? Misalnya kecelakaan, jatuh, atau terkena benda tumpul. Itu juga bisa memicu katarak lho.
Trauma bisa mengubah struktur lensa mata dan mempercepat proses kekeruhan. Jadi, meskipun benturan terjadi bertahun-tahun lalu, efeknya bisa muncul belakangan dalam bentuk katarak.
Bonus: Usia Tetaplah Faktor Utama
Meski tiga hal di atas bisa memicu katarak di usia muda, dr. Nina mengingatkan bahwa faktor usia tetaplah yang paling dominan. Semakin tua, protein di lensa mata alami perubahan alami sehingga lambat laun jadi keruh.
Tapi kabar baiknya, dengan menghindari atau meminimalkan ketiga faktor di atas (sinar matahari berlebih, diabetes tak terkontrol, dan trauma), kita bisa menunda atau bahkan mencegah katarak datang lebih cepat.
Jadi, Mulai Sekarang Jaga Mata, Solo!
Mata adalah jendela dunia. Sayang banget kalau jendela itu jadi buram karena hal-hal yang sebenarnya bisa kita cegah.
Gak perlu ribet: pakai kacamata UV kalau keluar rumah di siang hari, kontrol gula darah (bagi yang punya diabetes), dan hati-hati saat beraktivitas agar mata tidak terbentur.
Solo, siap jaga mata biar tetap bening sampai tua?
