
JejakSolo.com – Kalau kamu sering scrolling TikTok atau Instagram akhir-akhir ini, pasti gak asing sama tren olive oil lemon shot. Banyak konten kreator yang mengklaim kalau campuran minyak zaitun dan air lemon yang diminum pagi hari bisa bikin cepat kurus, mengurangi rasa lapar, sampai membakar lemak.
Tapi, benarkah semujarab itu? Atau cuma sekadar tren biar dapat like?
JejakSolo merangkum fakta dari para ahli gizi biar kamu gak salah langkah.
Minyak Zaitun Memang Sehat, Tapi Jangan Lupa: Kalorinya Tetap Tinggi
Dokter spesialis gizi klinik RS Ciputra Citra Garden, dr. Jovita Amelia, Sp.GK, mengakui bahwa minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang lebih sehat dibanding lemak jenuh. Ada juga vitamin E, vitamin K, dan antioksidan.
Sementara lemon kaya vitamin C dan flavonoid.
“Namun, minyak zaitun tetap mengandung kalori yang cukup tinggi. Jadi konsumsinya tetap harus dibatasi,” tegas dr. Jovita.
Jadi, jangan keburu senang dulu. Minum minyak zaitun satu shot (sekitar 15 ml) bisa mengandung lebih dari 120 kalori. Kalau diminum setiap pagi tanpa mengatur pola makan lainnya, bukannya kurus, yang ada malah gemuk!
Klaim Soal Rasa Kenyang & Bakar Lemak: Ada Benarnya, Tapi…
Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa lemak sehat bisa membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Vitamin C dalam lemon juga berperan dalam pembentukan karnitin, senyawa yang membantu tubuh mengubah lemak menjadi energi.
Tapi, dr. Jovita mengingatkan: penelitian tentang campuran minyak zaitun dan lemon secara langsung untuk menurunkan berat badan masih sangat terbatas.
Jadi, klaim bahwa “olive oil lemon shot ajaib” itu belum didukung bukti ilmiah yang kuat.
Ahli Gizi: Diet Tidak Bisa Hanya Andalkan Satu Minuman
Pesan paling penting datang dari ahli gizi masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum. Beliau dengan tegas menyatakan bahwa penurunan berat badan tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis makanan atau minuman tertentu.
“Tidak ada bahan tunggal yang otomatis membuat berat badan turun kalau pola makan dan gaya hidupnya tidak diperbaiki,” ujar dr. Tan.
Mau minum olive oil lemon shot setiap hari sekalipun, tapi kalau makanannya masih gorengan, minumnya manis-manis, dan malas gerak, hasilnya ya tetap nol besar.
Jadi, Putih atau Hitam?
Intinya begini, Solo: olive oil lemon shot bukanlah solusi ajaib. Boleh saja dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat, karena minyak zaitun dan lemon memang punya manfaat kesehatan.
Tapi jangan berharap berat badanmu langsung turun drastis hanya karena minum ini. Kunci diet tetaplah: kalori masuk lebih kecil dari kalori keluar, makan makanan utuh, olahraga teratur, dan tidur cukup.
Jadi, sebelum ikut-ikutan tren, pastikan kamu sudah punya fondasi gaya hidup sehat yang benar. Jangan cuma ikut-ikutan biar viral, ya!
