
JejakSolo.com – Akhir pekan ini dunia otomotif lagi panas, Solo! Bukan cuma soal mobil dan motor baru, tapi juga soal kebijakan BBM subsidi dan kontrak gila-gilaan Marc Marquez di Ducati.
Nah, buat yang gak sempat baca berita seharian, berikut 5 artikel terpopuler versi jejakSolo dari Kompas Otomotif, Jumat (22/5/2026). Langsung aja kita bedah satu per satu!
1. Marc Marquez Minta Klausul Pensiun di Kontrak Baru? Berani Amat!
Sosok The Baby Alien memang selalu bikin kejutan. Kali ini, kabarnya Marc Marquez meminta klausul pensiun dini dalam kontrak barunya bersama Ducati. Isinya kurang lebih: dia bisa pensiun kapan pun tanpa penalti.
Selain itu, Marquez juga ngotot minta kontrak model 1+1 tahun. Jadi, dia punya opsi untuk hengkang di akhir 2027 jika merasa motor Ducati sudah tidak kompetitif (apalagi saat regulasi mesin 850cc mulai diterapkan) atau jika dirinya sudah gak bisa bersaing di barisan depan.
Wow, ini sih menunjukkan bahwa meski sudah jadi legenda, Marquez tetap ingin punya kendali penuh atas masa depannya. Ducati mau gak ya kasih klausul seenak itu?
2. Isu Mobil 1400 cc ke Atas Dilarang Isi Pertalite, Ini Kata Pertamina
Isu ini yang paling bikin pemilik mobil di Indonesia deg-degan. Kabarnya, pemerintah bakal melarang mobil bermesin di atas 1.400 cc untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.
Namun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, masih malu-malu. Dia bilang, Pertamina akan mengikuti kebijakan pemerintah sebagai regulator. Tapi sampai Jumat kemarin, belum ada jawaban tegas soal benar atau tidaknya kabar tersebut.
Intinya: status masih isu. Tapi kalau benar diterapkan, siap-siap para pengguna mobil LCGC, Avanza, Xenia, dan sejenisnya yang mesinnya pas-pasan di bawah 1.400 cc bakal bersorak. Sebaliknya, pemilik mobil mewah atau SUV besar harus rela pindah ke Pertamax.
3. Wacana Konversi 120 Juta Motor Listrik, Biaya Harus Murah!
Pemerintah punya mimpi besar: mengonversi 120 juta sepeda motor konvensional jadi motor listrik. Tapi para pengamat otomotif seperti Bebin Djuana mengingatkan, ini butuh cetak biru yang matang.
Yang paling penting: biaya konversi harus murah. Jangan sampai biaya konversi lebih mahal dari beli motor baru. Kalau tidak, wacana ini hanya akan jadi pajangan di atas kertas.
4. BYD Atto 3 Generasi Ketiga Meluncur, Harganya Makin Terjangkit?
Produsen asal China, BYD, resmi meluncurkan generasi ketiga Atto 3 di Tiongkok. Mobil yang juga dijual di Indonesia ini tampil dengan cukup banyak ubahan, dari desain sampai fitur.
Yang menarik, harganya di pasar asalnya dibanderol mulai dari 119.900 yuan sampai 149.900 yuan. Dalam rupiah, kira-kira Rp 265 juta – Rp 331 juta. Jika masuk Indonesia dengan harga segitu, pasti bakal nyeruduk pasar mobil listrik nasional.
Kita tunggu kabar selanjutnya kapan hadir di Tanah Air.
5. KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan KRL vs Taksi Online
Kecelakaan maut antara KRL dan taksi online di perlintasan sebidang mengungkap fakta mengejutkan. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari on board unit (OBU), taksi tersebut tidak mengalami gangguan sistem sebelum kecelakaan.
Pengemudi disebut-sebut berulang kali mencoba mematikan dan menyalakan kendaraan, tapi tidak pernah memindahkan transmisi ke posisi D (bergerak). Transmisi tetap berada di posisi P (parkir) saat kecelakaan terjadi.
Fakta ini mengubah banyak asumsi awal. KNKT pun terus mendalami motif dan penyebab lain dari tragedi ini.
Penutup: Mana yang Paling Ngangsu Penasaranmu?
Itulah lima berita otomotif paling digemari pembaca Kompas sepanjang Jumat kemarin. Mulai dari klausul pensiun Marc Marquez yang bikin garuk-garuk kepala, sampai isu Pertalite yang bikin deg-degan.
Solo, menurutmu kira-kira manakah yang paling penting dan berdampak ke kehidupan sehari-harimu?
Tetap di jejaksolo.com untuk update berita selanjutnya!
